Total Tayangan Halaman

Kamis, 02 Maret 2023

Selamat Datang di Beranda Badan Warisan Soematra

Peta Pulau Sumatra
Soematra, Suvarna-dvipa - tanah emas, memiliki berbagai jejak peninggalan tertua dari pengaruh India, Persia, Arab dan Cina. Di kawasan kepurbakalaan Padang Lawas banyak ditemukan bangunan candi. Masyarakat lokal menyebutnya sebagai biara (o). Kawasan ini pertama kali ditemukan oleh Frans Wilhelm Junghuhn pada tahun 1846. Di daerah aliran sungai Barumun dan Pane ini diperkirakan ada 20 situs peninggalan penganut Buddha Tantrayana.

Garis khatulistiwa membelah Sumatra hampir sama besarnya. Di bagian selatan Selat Sunda memisahkan Sumatra dengan Pulau Jawa. Selat Malaka memisahkan Sumatra dengan Semenanjung Malaya. Bagian barat Sumatra terhampar di Lautan Hindia. Marco Polo dari Venesia pernah singgah di Sumatra sekitar 1920-an dan menyebutnya sebagai Java Minor

Yayasan Badan Warisan Soematra (BWS) berdiri pada 16 Mei 2012, dengan Akte Notaris Yunasril, SH, MKn; No.99, tanggal 16 Mei 2012, dan disyahkan dengan Keputusan Menteri/Kementerian Hukum dan HAM RI No. AHU-7691.AH.01.04, tahun 2012. Perubahan pengurus serta pengawas (2017-2022) terdaftar di kementerian yang sama dengan Daftar Yayasan No. AHU-0019876.AH.01.12.Tahun 2018, Tanggal 18 Oktober 2018. Alamat kami: Jl. Menteng VII, Perumahan Menteng Indah Blok B1/31 Medan 20228, Telf. 061-7860787, e-mail: wsoematra@gmail.com atau bwsumatra@gmail.com 

Kawasan Kepurbakalaan, Padang Lawas
Sumatra Utara

Saat ini BWS mengelola tiga Pusat Informasi dan Dokumentasi yaitu:

-    Pusat Informasi dan Dokumentasi Medan Deli, Fadmin P. Malau; 
- Pusat Informasi dan Dokumentasi Perbukuan Sumatra, Koko Hendri Lubis; 
- Pusat Informasi dan Dokumentasi Mandailing, M. Syukri Nasution. 

BWS juga mengelola dua museum, yaitu:
1. Perpustakaan dan Museum Kebudayaan Mandailing di Saba Garabak, Ds. Hutapungkut Jae, Kotanopan, Mandailing-Natal yang telah berdiri sejak 2010; 

2. Museum Warisan di Harris Memorial Training Center, Ds. Jaharun B, Galang, Deli Serdang, pada 22 September 2020, untuk memperkuat dokumentasi dan informasi tentang Medan, Deli dan Serdang, Perbukuan di Medan dan Sumatra, dan Mandailing.   

5 komentar:

  1. Ini siapa ya..kog pake nama badan warisan sumatra ..

    BalasHapus
  2. Waah, ini seperti nyari2 sensasi pakai nama organisasi yg sdh exist..

    BalasHapus
  3. Coba jelaskan dulu maksudnya apa ppaksi nama organisasi Badan Warisan Sumatra. Ada pula pusat informasi mandailing..

    BalasHapus
  4. Maaf, ibu ini siapa, dan kenapa kami harus menjelaskan legalitas lembaga kami kepada ibu? TK (fpm).

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus